Postingan

Hanya Sekedar Sapa

Oleh : Asrida Juliana Halo semua... Bagaimana kabarnya? Sehat lahir batin? Alhamdulillah... Semoga yang sedang diberi nikmat sakit bisa diberikan ketabahan dan digugurkan dosa-dosanya. Aamiin Tulisan ini mungkin hanya sekedar sapaan. Tetapi sebenarnya mengandung makna kepedulian. Aku peduli pada semua sahabatku yang masih berjuang hingga detik ini. Berjuang untuk terus meningkatkan amal ibadah dan kualitas diri. Ada yang di sekolah, kampus, kantor, bahkan rumah sendiri. Dimanapun adalah medan perjuangan untuk mengejar ridho illahi. Semoga semangat terus membara didalam hati. Tulisan ini memang hanya sekedar sapaan. Tetapi sebenarnya ingin menjadi pesan kebahagiaan, dengan menyelipkan doa-doa kebaikan. Untuk semua pejuang kehidupan, semoga niat karena Allah terus istiqomah tertanam didalam hati, menyertakan Allah disetiap langkah yang ditapaki, senantiasa berpikir positif atas segala takdirnya hari ini, dan melengkapi hari ini dengan keikhlasan hati. Tulisan ini hanya seke...

Gagal Move-on

Oleh : Asrida Juliana Move on. Hal yang tidak mudah untuk dilakukan. Meskipun mudah diucapkan. Tak ada yang suka dengan perubahan. Meskipun hal yang paling tetap adalah perubahan. Tetapi bagaimana harus merubah perasaan yang sudah terlalu lama bertahan. Mau atau tidak tetap harus berubah. Setidaknya belajar untuk menerima perubahan. Berubah untuk menjadi cuek dengan orang yang dulunya dipedulikan. Berubah untuk menjauh dengan orang yang dulunya dekat. Berubah menjadi biasa dengan orang yang dulunya istimewa. Memang rasanya sulit sekali karena perasaan ini tak cepat berpaling. Perasaan ini terlalu mudah untuk mengingat kembali kenangan yang telah terjadi dibandingkan untuk mengingat realita yang harus dihadapi. Move on itu ibarat membalikkan telapak tangan yang telah membatu. Bisa tetapi pasti ada bagian yang patah. Move on itu seperti mengambil duri diantara buah durian. Bisa tetapi pasti akan menyakitkan. Gagal move on adalah indikasi kesetiaan. Tetapi untuk sebuah hub...

Jangan Hanya Sekedar Trend

Oleh : Asrida Juliana Semakin hari, tak jarang ku lihat perempuan berbusana muslimah, berkerudung lebar, bahkan bercadar. Kalau dulu mungkin yang berpenampilan syar'i bisa dihitung jari. Bahkan yang bercadar menjadi minoritas dan asing di negeri ini. Sebenarnya ini anugerah atau musibah? Jika ada saudariku yang mengenakan pakaian syar'i tetapi hanya sekedar mengikuti trend masa kini. Tak tau bagaimana bunyi perintah Allah didalam kitab suci. Tak mencari tahu bagaimana aturan berpenampilan syar'i yang sesuai ajaran Nabi saw. Aku jadi teringat sebuah pesan, dimana kita harus mencari ilmu lalu mengamalkannya. Sebab sebuah amalan yag berlandaskan dengan ilmu akan menjadikan amalan itu bernilai ibadah. Jika tak berilmu? Maka sia-sia. Duhai saudariku, tutuplah auratmu sesuai dengan Firman Allah ini : يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لأزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلا يُؤْذَيْنَ وَكَ...

Naskah & Nikah

Oleh : Asrida Juliana Sama-sama kebaikan. Sama-sama membahagiakan. Sama-sama harus disegerakan. Sama-sama harus dipersiapkan. Sama-sama harus diusahakan. Sama-sama butuh kemauan. Sama-sama butuh perjuangan. Sama-sama butuh pengorbanan. Sama-sama akan dipertanggung jawabkan. Sama-sama diniatkan Lillah. Nikah adalah salah satu takdir yang telah dituliskan oleh Sang Pencipta di dalam kitab yang jelas (Lauh Mahfuz). Lalu tugas kita hanyalah terus berikhtiar dengan mecari arti cinta yang hakiki. Sibuk dengan pembuktian cinta pada Illahi hingga nanti dibersamakan dengan seseorang yang dengan ketaatanya pada Allah dapat  menguatkan kita di dalam perjalanan menuju syurgaNya nanti. Nikah adalah sebuah ketetapan masa depan. Rahasia yang di nanti-nanti. Separuh agama yang harus dipenuhi. Sementara naskah adalah hal yang harusnya diupayakan penyelesaiannya. Karena kita tidak tahu, kapan maut menghampiri. Sempatkah kita untuk  menyelesaikan nahkah tulisan ini sebagai sal...

Hargai Walau Sekedar Nama

Oleh : Asrida Juliana Tulisan ini hanya ungkapan hati atas kepedulianku kepada sahabat-sahabat penulis diseluruh penjuru sosial media. Menulis itu memang terlihat mudah, hanya merangkai kata demi lalu jadilah sebuah tulisan yang indah dan bermakna. Tetapi, cobalah anda menulis. Tuangkan ide yang ada dipikiranmu saat ini. Bagaimana? Mudahkah? Ternyata tidak semudah yang dikira. Karena menulis membutuhkan proses latihan. Seni dalam menyampaikan ide lewat tulisan. Hingga nantinya kita bisa mendapatkan manfaat dari sebuah tulisan yang kita baca itu. Menulis juga butuh pengorbanan. Korban waktu, ide dan pikiran. Maka tak pantas jika kita mudah untuk merendahkan tulisan orang lain, sekalipun tulisannya hanya berisikan curhatan pribadi. Mungkin itulah cara dia untuk membuat para pembaca lebih peka terhadap kejadian sehari-hari. Karena setiap tulisan punya pembaca sendiri. Saat ini sudah sangat mudah untuk bisa mendapatkan berbagai macam tulisan, apalagi disosial media.  Karena h...

Melemahkan vs Menguatkan

Oleh : Asrida Juliana Ada sesuatu yang sangat  melemahkan. Melemahkan hati dan juga pikiran. Tetapi malah dijadikan teman. Jika jauh rasanya sungguh kehilangan. Sehingga menjadi sesuatu yang tak bisa terlewatkan. Berlama-lama dengannya memang mengasikkan. Tapi tanpa sadar dapat menggerogoti iman. Membuat lalai dalam menjalankan amanah dan kewajiban. Ia mampu menghipnotis diri. Sampai tak peduli waktu yang kian pergi. Hingga membuat hidup menjadi singkat namun kurang manfaat. Yang melemahkan ternyata mampu membunuh secara perlahan. Hanya akan menyisakan penyesalan dimasa depan. Apakah yang melemahkan itu? Itulah handphone yang seringkali ada dalam genggaman. Fenomena yang sudah tak asing lagi jika semua orang saat ini sibuk berdua-duaan dengan handphone kesayangannya. Dijalan, di bus, di kereta, di kampus, di pasar, dimanapun selalu merasa membutuhkannya. Menjadi barang prioritas utama setiap hendak pergi kemana-mana. Jika tertinggal? Galaupun melanda. Padahal ra...

KUA

Kuliah Untuk Allah (KUA) Oleh : Asrida Juliana Kuliah sudah menjadi rutinitas kita setiap hari. Sudah tak asing lagi untuk menginjakkan kaki di kampus, bersenang-senang dengan tugas, bermanja-mana di perpustakaan, bersenda gurau dengan teman-teman saat belajar kelompok, belajar dengan sistem SKS saat uts dan uas, dan masih banyak lagi yang lainnya. Selain rutinitas biasa, kuliah juga seperti jenjang kehidupan yang harus dilalui demi menggapai kesuksesan masa depan. Ya... itulah harapan sebagian orang untuk melanjutkan kuliah. Selain itu juga, kuliah menjadi ajang untuk berlomba-lomba mengejar gelar serta IPK setinggi-tingginya. Besar harapan setelahnya, kehidupan yang mapan dapat diraih dengan hanya sekali kedipan alias penuh dengan kemudahan. Tetapi ada dampak yang ditimbulkan ketika kuliah hanya dijadikan sebagai tujuan duniawi. Jangan heran, ada mahasiswa yang dengan mudahnya berbohong di kampus. Hadir di kelas hanya karena ingin memenuhi absen, mengerjakan tugas hanya dengan ...

Fenomena GRATIS

*GRATIS* "Wah ada seminar GRATIS, ikutan ah lumayan nambah ilmu dan irit kantong." "Wah ada kajian online GRATIS, langsung ah ikut aja biar banyak ilmu dan banyak teman." "Wah ada diskon, buy one get one FREE, serbuu." "Wah ada beasiswa kuliah nih. Asiiik kuliah GRATIS." "Asiiik ada wifi GRATIS, download dulu ah" "Alhamdulillah setiap hari gausah beli tabung oksigen, Allah masih ngasih GRATIS sekarang. " Dan masih banyak contoh gratisan yang lainnya. Hayo siapa yang gak suka kalau mendapatkan sesuatu yang menguntungkan secara cuma-cuma? Entah ilmu, uang, makanan, barang dan lain sebagainya. Yang gratis memang  terkadang menggoda hati. Sebab manusia secara otomatis cenderung selalu memikirkan untung dan rugi. Itu adalah sifat manusiawi, jadi ga usah gengsi untuk mengakui. Tapi apakah yang gratis ini benar-benar gratis? Apakah sesuatu yang kita dapatkan secara gratis ini sama sekali tak ada timbal baliknya? ...

Fenomena Left Grup Part 1

Fenomena LEFT GRUP Oleh : Asrida Juliana Belakangan ini, sering terjadi peristiwa yang tidak mengenakkan di dalam sebuah grup. Ada beberapa teman yang sering sekali left di dalam beberapa grup. Fenomena ini terus terulang dan membuat saya bertanya-tanya tentang apa penyebab  munculnya fenomena ini. Hingga akhirnya terinspirasi untuk menuangkannya dalam tulisan singkat ini. Selamat membaca :) _________________________________________ "Ah bikin sakit hati nih omongannya, yaudalah ah left grup aja" "Ya ampun... Ini grup sepi banget. Buat apaan ada grup , yaudalah left grup aja dah." "Ih parah banget chat saya gak direspon padahal yang lain direspon. Ah yaudah left grup aja." "Ahhh berisik banget ini grup. Ganggu aja ah, bikin hp nge-hang aja ih. Mending chat nya penting. Ga kuat liat notifikasinya sampe ribuan. Mending left grup aja deh." Dan masih banyak testimoni alasan untuk left grup yang lainnya.. Sob, kenapa sih kita mudah bang...

Fenomena Left Grup Part 2

Dinamika Grup Oleh : Asrida Juliana Setelah fenomena left grup telah terbit. Maka kali ini saya ingin kembali menganalisis tentang dinamika sebuah grup. Dimana saat ini grup menjadi jalan pemersatu komunikasi meskipun bisa berdampak sebaliknya. Seiring perkembangan teknologi, maka grup menjadi solusi untuk menyatukan yang jauh tanpa perlu repot untuk menghampiri. Maka tak heran jika saat ini jumlah grup  semakin meningkat hingga tak pernah membiarkan handphone kita sepi. Bisa jadi ada grup alumni dari TK sampai sarjana. Grup keluarga untuk arisan, pengajian dan liburan bersama. Ada juga banyak grup dakwah, kajian serta pengingat kebaikan. Tak lupa setelah jalan-jalan biasanya ada grup yang awalnya untuk share foto namun lama-lama jadi makin akrab karena sebuah moment yang pernah dilewatkan bersama. Masih banyak lagi grup lainnya yang tak bisa saya sebutkan satu persatu jenisnya. Pahamilah, sebuah grup tercipta pasti awalnya karena ada satu kepentingan. Maka, fokuslah un...

Latihan Berpikiran Positif (Husnuzhan)

"Cida, besok ketemuan yuk, kangen nih. Besok selesai kuliah jam berapa, cid?" " Jam satu. Ayo boleh, kita ke Kalibata aja sekalian sore aku mau ngajar." "Okedeh. Ketemu di stasiun pondok ranji ya. Jam setengah dua aku jalan dari kampus. " " Oke cid." ~~~~~~~~~~ Setelah beberapa lama menempuh perjalanan menuju stasiun, diluar estimasi ku. Ternyata perjalanan yang ku tempuh sangat lama karena sepanjang jalan angkot yang ku naiki sering sekali berhenti untuk menunggu penumpang. Karena aku sibuk dengan beberapa cemilan untuk mengganjal perutku di siang hari itu, akupun tak sempat untuk memegang handphone untuk sekedar memberikan kabar kepada temanku yang mungkin telah lama menunggu di stasiun. Aku hanya percaya ia masih setia menunggu. Akhirnya aku tiba distasiun. Saat tiba aku masuk ke dalam stasiun sambil berlari-lari kecil. Dan saat sampai ke dekat loket, aku sangat bahagia karena bisa melihat temanku yang masih menunggu disana. Dari ke...

Jalan Kehidupan

Masihkah jalan ini terasa panjang dan melelahkan? Padahal kita tak pernah tahu dimana letak ujungnya. Hidup ini adalah perjalanan. Dimana dikanan kirinya selalu ada hiasan. Duka dan bahagia atau tangis dan tawa. Seiring perjalanan ini mereka datang silih berganti. Memberi makna dan arti disetiap langkah yang kita jalani. Jalan ini terlihat mudah meski ternyata saat dijalani tetap ada duri dan kerikil yang kadang membuat luka. Menguji kesabaran dan ketangguhan jiwa. Akankah terus melangkah atau diam dan menyerah ? Jalan yang paling dekat menujuNya adalah jalan yang lurus. Setiap insan mendambanya. Meski kadang kita tergiur oleh kebahagiaan semu hingga berbelok kejalan yang hina. Tetapi hati nurani kita mengarahkan kita untuk kembali padaNya. Karena hidayah dan petunjuk-Nya yang tak pernah luput dari perjalanan hidup kita. Entah dilangkah keberapa kita akan berhenti. Entah disaat sedang apa kaki dan seluruh tubuh ini menjadi kaku dan mati. Entah saat sejauh mana ujung dari per...

Remedial Ujian

Oleh : Asrida Juliana Wah apa itu remedial? Kalau waktu sekolah remedial itu ketika nilai ujian tidak memenuhi standar sehingga harus mengulang untuk memperbaikinya. Kalau belum lulus di ulang lagi sampai lulus. Jika remedial berkali-kali rasanya sampai bosan mengerjakan soal yang hampir sama. Alhasil setelah lulus jadi ingat dan paham betul pola dan konsep soalnya. Bisa dibilang khatam gitu ya. Nah... Sama juga ternyata dengan model ujian kehidupan yang Allah berikan kepada kita. Ternyata ada juga sistem remedialnya. Tujuannya agar kita bisa terus memperbaiki diri dan menambah kualitas hidup kita setiap hari. Coba jawab dalam hati, pernah gak ngerasa ditimpa ujian yang sama berkali-kali? Meskipun tidak sama persis kejadiannya tetapi mirip polanya. Nah itu namanya remedial ujian. Allah ga akan meluluskan kita dari satu ujian jika kita belum bisa mengambil hikmah dari ujian tersebut. Apalagi kalau kita cenderung menghindari ujian. Semakin kita lari maka akan semakin dikejar lo...

Tenang Vs Senang

Setiap hari kita berharap bisa selalu diliputi perasaan senang. Jika hati senang pikiran jadi riang. Wajah jadi ceria hingga senyum lebar hingga disana. Apapun yang dilakukan jadi ringan. Pikiran pun jadi lebih positif. Tetapi apakah hanya kesenangan yang kita cari semasa hidup ini? Jika senang saja yang kita kejar maka apapun bisa dilakukan untuk mewujudkannya. Tak peduli halal atau haram caranya. Karena yang menyenangkan itu kadang melenakan juga. Seringkali membuat kita lupa kalau kesenangan ini hanya tipuan dunia yang sifatnya semu. Bahkan kebanyakan maksiat itu menyenangkan. Betul tidak? Adakah mksiat yang tidak menyenangkan? Sepertinya tidak ada. Sehingga yang menyenangkan belum tentu menenangkan. Dosa akibat maksiat akan menambah kecemasan kita. Menurunkan rasa berharga kita DihadapanNya. Sampai hinggap perasaan yang meresahkan. Maka, Janganlah hanya berfokus pada kesenangan duniawi. Karena Sesungguhnya Allah telah menyiapkan neraka yang dikelilingi oleh hal-hal yang...

Kesulitan vs Kemudahan

Siapa yang suka berada dalam situasi yang sulit?? Ekonomi terhimpit. Waktu kejepit. Belanja irit. Mau hidup harus ekstra nyari duit. Awalnya hemat eh malah jadi pelit. Mungkin semua setuju jika lebih enak kalau hidup ini penuh dengan kemudahan. Hidup serba ada. Ekonomi sejahtera . Keluarga bahagia. Waktu terasa lega. Bisa banyak sedekah. Apapun yang kita inginkan bisa tercapai semuanya. Memang  naluri setiap manusia itu mencari bahagia dan meninggalkan derita. Jika kita amati, saat ini teknologi yang kita gunakan sehari-hari semakin praktis. Mulai dari alat komunikasi hingga alat transportasi. Semua ini hadir sebagai upaya manusia untuk menghindari kesulitan. Hingga hampir semua orang bisa menikmati kemudahan-kemudahan setiap harinya. Contohnya adalah  alat transportasi yang sudah modern  yaitu antar jemput via online. Mulai dari antar orang, antar makanan, sampai antar barang-barang lainnya. Semua semakin cepat, mudah dan praktis. Jika hidup ini semakin penuh d...

* Kehilangan *

Pernahkah km merasakan kebahagiaan dalam kebersamaan ? Seolah perjumpaan ini menyuruh waktu untuk berlalu lebih lama hingga tak boleh ada yang mengubah dan mengakhirinya. Dalam kebersamaan kita merasa memiliki orang-orang yang membahagiakan. Kita bisa saling bertukar cerita seraya mengingatkan dan menguatkan satu sama lain. Masa dimana Allah menyatukan langkah kita disatu titik yang sama. Berjalan beriringan menuju Nya. Canda tawa tak jarang menghiasi perjalanan ini. Hingga tak terasa ada masa dimana kita harus berhenti sejenak untuk ucapkan kata perpisahan. Perpisahan ini bukan berarti kita berbeda arah dan tujuan. Melainkan jarak yang memisahkan kita. Meskipun berat tapi inilah hal nyata yang harus kita hadapi, sahabat. Dengan harapan, kelak Allah mempertemukan kita lagi disatu titik yang sama. Atau saat kita semua telah sampai pada tujuan akhir kita, syurga. Pergilah sahabat... Rasa kehilangan ini biarkan jadi penyebab rindu agar kelak saat kita bertemu rasa ini semak...

*Menunggu dan kesepian*

Ada apa dengan menunggu? Sering kali lelah yang ada saat mendengar kata tersebut. Lalu bagaimana dengan kata kesepian? Seperti tak ada yang suka jika harus berlama-lama dalam kesepian. Kemudian bagaimana  kalau digabungkan? Menunggu dalam kesepian. Bagaimana rasanya? *seketika galau* Bayangkan disaat hujan turun dengan derasnya. Kamu harus menunggu seseorang disebuah halte bus sendirian. Disaat itu, semua alat komunikasi yang kamu miliki telah mati. Lalu yang ditunggu tidak ada kabar beritanya. Mau pergi saja, tetapi terjebak hujan yang sangat deras. Alhasil, menunggu dalam kesendirian menjadi pilihan. Bagaimana rasanya? Sedih? Galau? Baper?  lelah? Letih? Lesu? Capek? Tapi ada yang bilang "Ah biasa aja tuh. Udah biasa." hehe Mungkin bagi sebagian orang, "Duh, kasian ya." Tetapi ternyata memang demikian. Ternyata kita sudah pernah latihan untuk "Menunggu dan kesepian". Benarkah? Mungkin kita lupa. Tetapi mari kita ingat kembali saa...

Menjadi Pribadi yang Menginspirasi

Notulensi Kajian MuslimPreneur 📆Tanggal: Minggu, 28 Februari 2016 M/Ahad, ١٩ Jumadil Awwal 1437 H 📖Materi: Menjadi Pribadi Yang Menginspirasi Pemateri: Asrida Juliana _________________________________________ Assalamualaikum semua. Kenalan yuk. Nama: Asrida Juliana Panggilan: chida TTL: Jakarta , 01 Juli 1996 Alamat: Jalan jeruk No.38 05/01 Jagakarsa,Jakarta selatan, DKI Jakarta 12620 Status: Memantaskan diri Aktivitas: -Mahasiswa UIN Jakarta 2014 -Mahasiswa Bintang revolusi angkatan 13 -MIN 8 sr.sawah 2008 -MTsN 2 Jakarta 2011 -MAN 13 Jakarta 2014 Pengalaman Organisasi: -Ketua paskibra Mtsn 2010-2011 -Wakil ketua paskibra Man 13 2012-2013 -Koordinator syiar LDK komda psikologi UIN 2014-2015 -Anggota Syiar LDK komda Psikologi UIN 2016-2017 - Vice manager sosial development Markaz Inspirasi 2015 - admin Azka edukasi bangsa - penulis kanal 'Empowering Indonesia' di Republika - Anggota PkWritepreneur - Trainer Markaz Inspirasi & Bintang Revol...

Hijrah Cinta para Pejuang

Bismillah... Bayangkan jika tidak ada cinta didunia ini? mungkin tak ada kita saat ini. mungkin tak ada dunia dan seisinya. atau mungkin takkan ada alam semesta. Karena ada cinta maka Allah hadirkan kita disini. Karena adanya cinta kelak rasulullah saw. Akan memberikan syafaat untuk ummat yang mencintai beliau. Karena cinta pula, dua insan yang tak saling mengenal bisa bersatu membangun keluarga yang penuh cinta. Kita akan berbicara tentang cinta yang terus berpindah. Seiring bertambahnya usia pasti pemahaman tentang cinta pun akan berubah.. Namun tak ada salahnya kita memetakan perjalanan cinta ini agar nantinya kita tak terjebak pada cinta yang salah. Cinta yang tak semestinya. ⚪️Masa-masa sekolah dasar⚪️ Saat ini anak laki-laki dan perempuan bermain bersama. Tak ada rasa canggung satu sama lain karena memang mereka belum tau tentang cinta. Kecuali bagi anak-anak yang sering terpapar adegan percintaan. Mungkin mereka akan beranggapan bawa cinta itu ya "berduaan ...

Fenomena sosial media

Setelah tahun lalu saya membahas tentang fenomena left group yang ternyata dirasakan oleh banyak pelaku sosial media, sekarang kita akan bahas induk nya. Ya, fenomena yang muncul dari media sosial. Tak bisa dipungkiri. Bahwa zaman tak lagi dipenuhi perjuangan karena dimana-mana tersedia banyak kemudahan. Beberapa penemuan telah tercipta demi memenuhi kebutuhan. Mulai dari alat transportasi sampai komunikasi. Manusia berpikiran semakin maju. Zaman makin canggih. Semua serba praktis. Semua berdalih efektif dan efisien. Termasuk sosial media. Jika dahulu rindu kita pada sahabat yang jauh disana kita sampaikan lewat perjumpaan yang nyata, namun sekarang hanya cukup lewat sosial media. Hebat memang. Jadi lebih mudah dan sangat membantu kita. Menjalin silaturahim tanpa harus susah payah pergi ketempat yang jauh untuk menemukan sahabat kita. Atau sarana transportasi yang sudah modern. Yang praktis dan memudahkan banyak orang sehingga mengurangi beban tenaga, biaya sampai waktu. ...